Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Stroke

Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal

Strok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat menyebabkan hilangnya fungsi yang dikendalikan oleh jaringan itu. Strok adalah penyebab kematian yang ketiga di Amerika Serikat dan banyak negara industri di Eropa (Jauch, 2005). Bila dapat diselamatkan, kadang-kadang si penderita mengalami kelumpuhan pada anggota badannya, hilangnya sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Untuk menggarisbawahi betapa seriusnya strok ini, beberapa tahun belakangan ini telah semakin populer istilah serangan otak. Istilah ini berpadanan dengan istilah yang sudah dikenal luas, “serangan jantung”. strok terjadi karena cabang pembuluh darah terhambat oleh emboli. emboli bisa berupa kolesterol atau mungkin udara

Jenis strok

Strok dibagi menjadi dua jenis yaitu strok iskemik maupun strok hemorragik. Pada strok iskemik, aliran darah ke otak terhenti karena aterosklerosis (penumpukan kolesterol pada dinding pembuluh darah) atau bekuan darah yang telah menyumbat suatu pembuluh darah ke otak. Hampir sebagian besar pasien atau sebesar 83% mengalami strok jenis ini.

Pada strok hemorragik, pembuluh darah pecah sehingga menghambat aliran darah yang normal dan darah merembes ke dalam suatu daerah di otak dan merusaknya. Hampir 70 persen kasus strok hemorrhagik terjadi pada penderita hipertensi.

Pada strok iskemik, penyumbatan bisa terjadi di sepanjang jalur pembuluh darah arteri yang menuju ke otak. Darah ke otak disuplai oleh dua arteria karotis interna dan dua arteri vertebralis. Arteri-arteri ini merupakan cabang dari lengkung aorta jantung.

Suatu ateroma (endapan lemak) bisa terbentuk di dalam pembuluh darah arteri karotis sehingga menyebabkan berkurangnya aliran darah. Keadaan ini sangat serius karena setiap pembuluh darah arteri karotis dalam keadaan normal memberikan darah ke sebagian besar otak. Endapan lemak juga bisa terlepas dari dinding arteri dan mengalir di dalam darah, kemudian menyumbat arteri yang lebih kecil.

Pembuluh darah arteri karotis dan arteri vertebralis beserta percabangannya bisa juga tersumbat karena adanya bekuan darah yang berasal dari tempat lain, misalnya dari jantung atau satu katupnya. Strok semacam ini disebut emboli serebral (emboli = sumbatan, serebral = pembuluh darah otak) yang paling sering terjadi pada penderita yang baru menjalani pembedahan jantung dan penderita kelainan katup jantung atau gangguan irama jantung (terutama fibrilasi atrium).

Emboli lemak jarang menyebabkan strok. Emboli lemak terbentuk jika lemak dari sumsum tulang yang pecah dilepaskan ke dalam aliran darah dan akhirnya bergabung di dalam sebuah arteri.

Strok juga bisa terjadi bila suatu peradangan atau infeksi menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang menuju ke otak. Obat-obatan (misalnya kokain dan amfetamin) juga bisa mempersempit pembuluh darah di otak dan menyebabkan strok.

Penurunan tekanan darah yang tiba-tiba bisa menyebabkan berkurangnya aliran darah ke otak, yang biasanya menyebabkan seseorang pingsan. Strok bisa terjadi jika tekanan darah rendahnya sangat berat dan menahun. Hal ini terjadi jika seseorang mengalami kehilangan darah yang banyak karena cedera atau pembedahan, serangan jantung atau irama jantung yang abnormal.

Hasil Penelitian Terhadap Pengguna 27.000 Pengguna TNJ

Posted On 30 Apr 2010 By admin. Under: ArtikelTags: , , , , , , , , , , .  Edit Post

Hasil Penelitian Terhadap Pengguna 27.000 Pengguna TNJ

dr. Neil Solomon, M.D, Ph.D telah melakukan penelitian selama 9 tahun bersama lebih dari 1300 ahli kesehatan terhadap lebih dari 27.000 orang dengan menggunakan  TAHITIAN NONI Juice dan hasilnya sungguh mengagumkan dan mempublikasikannya.Berikut hasil penelitiannya :

how  muchneil Solomon

Rata-Rata=76%

NO KONDISI TOTAL TERTOLONG
1 Alergi 3.483 83%
2 Arthritis 1.737 75%
3 Asthma 8.652 67%
4 CFIDS, Fibriomyalgia 3.877 72%
5 Depresi 1.625 78%
6 Diabetes, Types 1 & 2 5.945 79%
7 Energi 17.243 86%
8 HIV 162 55%
9 Kanker 2.365 64%
10 Kebugaran 8.583 80%
11 Menstruasi 4.008 80%
12 Kelemahan Mental 5.946 73%
13 Multiple Sclerosis 28 50%
14 Masalah Pernapasan 4.103 67%
15 Masalah Kulit dan Rambut 949 75%
16 Masalah Tidur 2.164 71%
17 Obesitas/Kegemukan 5.848 67%
18 Peningkatan Atletis 1.062 76%
19 Masalah Pencernaan 3.358 89%
20 Penyakit Jantung 2.397 77%
21 Penyakit Ginjal 4.002 66%
22 Peningkatan Massa Otot 1.399 69%
23 Parkinson 27 48%
24 Peningkatan Daya Seksual 3.027 83%
25 Rasa Sakit, Sakit Kepala 7.351 83%
26 Sistem Kekebalan Tubuh 4.036 79%
27 Stop Merokok 948 56%
28 Stress 7.255 73%
29 Stroke 1.893 51%
30 Tekanan Darah Tinggi 1.989 85%

nabilArtikelDARAH TINGGI,stroke
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Stroke Klasifikasi dan bahan-bahan eksternal Strok (bahasa Inggris: stroke) adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi bio-kimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel otak. Kematian jaringan otak dapat...
Turbo boost the total experience through a wordpress plugin twittera rss wordpress plugin produces linkcloaking.